Berita Terkini

Lagu Mars KORPRI: Sejarah, Makna, dan Semangat Pengabdian ASN untuk Bangsa

Wamena - Sebagai aparatur negara, Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Di balik semangat dan dedikasi tersebut, ada simbol yang merepresentasikan jiwa pengabdian ASN kepada bangsa dan negara, yaitu Lagu Mars KORPRI.

Lagu ini bukan hanya sekadar nyanyian seremonial, melainkan sebuah manifestasi nilai moral, etos kerja, dan nasionalisme ASN yang melekat sejak berdirinya Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) pada tahun 1971.

Melalui irama yang gagah dan lirik yang penuh makna, Mars KORPRI menjadi penyemangat dalam setiap langkah ASN dalam mengabdi untuk Indonesia.

Baca juga: Makna dan Implementasi Panca Prasetya KORPRI: Pedoman Moral ASN di Era Digital dan Reformasi Birokrasi

Sejarah Lagu Mars KORPRI dan Penciptanya E.L. Pohan

Untuk menyatukan visi, misi dan semangat anggota Korpri, maka ditetapkan lagu mars Korpri dalam Musyawarah Nasional VI Korpri yang diselenggarakan di Jakarta pada 28 – 30 November 2004, dengan surat keputusan Nomor Kep-09/MUNAS/2004 tanggal 30 November 2004.

Lagu Mars KORPRI sendiri diciptakan oleh E.L. Pohan, seorang komponis nasional yang dikenal lewat karya-karya berjiwa patriotik dan nasionalis. Ia menulis lagu ini dengan tujuan menanamkan semangat pengabdian, disiplin, dan loyalitas ASN kepada bangsa.

Melalui melodi yang tegas dan berirama militeristik, E.L. Pohan ingin membangkitkan rasa bangga para ASN atas profesinya sebagai abdi negara.

Lagu ini kemudian diresmikan sebagai lagu wajib KORPRI dan diperdengarkan dalam setiap kegiatan resmi, terutama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI yang jatuh pada tanggal 29 November setiap tahunnya.

Dengan demikian, Mars KORPRI bukan hanya karya musik biasa, melainkan simbol sejarah berdirinya organisasi ASN modern yang bertugas melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

 

Lirik Lengkap Lagu Mars KORPRI

Berikut lirik lengkap Lagu Mars KORPRI ciptaan E.L. Pohan yang hingga kini masih dinyanyikan dalam setiap upacara resmi ASN di seluruh Indonesia:

Satukan irama langkahmu
Bersatu tekad menuju ke depan
Berjuang bahu membahu
Memb’rikan tenaga tak segan

Membangun Negara yang jaya
Membina bangsa besar sejahtera
Memakai akal dan daya
Membimbing, membangun, mengemban

Berdasar Pancasila dan Undang-undang Dasar Empat Lima
Serta dipandukan oleh haluan Negara
Kita maju terus

Di bawah Panji KORPRI, Kita mengabdi tanpa pamrih
Di dalam Naungan Tuhan yang Maha Kuasa
KORPRI Maju terus

Lirik yang sederhana namun kuat ini mencerminkan jati diri ASN sebagai pelayan publik yang bekerja dengan integritas, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme.

 

Makna dan Nilai dalam Lirik Lagu Mars KORPRI

Setiap bait dalam Mars KORPRI mengandung pesan moral dan nilai luhur yang menjadi pedoman bagi ASN dalam menjalankan tugasnya.

  • Pembuka yang mengobarkan semangat persatuan dan kebanggaan ASN.
    Bagian awal menegaskan jati diri KORPRI sebagai organisasi pegawai negeri yang berdiri kokoh untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Irama mars yang tegas mencerminkan kedisiplinan dan semangat juang ASN.
  • Pengakuan terhadap pengabdian kepada negara dan rakyat.
    Terdapat kata yang menegaskan bahwa KORPRI adalah “mengabdi” dan “tanpa pamrih.” Ini menandakan bahwa tugas utama ASN bukan sekadar menjalankan administrasi, tetapi memberikan pelayanan publik yang adil dan merata.
  • Penegasan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin.
    Di bagian tengah, lagu ini menanamkan nilai-nilai dasar ASN: kejujuran, keadilan, tanggung jawab, disiplin, dan kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila. Nilai-nilai ini adalah etika kerja yang wajib dijaga setiap pegawai negeri.
  • Semangat pengabdian tanpa pamrih.
    Lirik juga menekankan pentingnya bekerja dengan tulus dan tidak mencari keuntungan pribadi. ASN diharapkan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan golongan atau individu.
  • Penutup yang penuh motivasi dan harapan.
    Bagian akhir berisi seruan agar KORPRI tetap jaya dan terus maju bersama bangsa. Lagu ditutup dengan nada optimistis, menggambarkan harapan agar ASN menjadi pilar utama kemajuan Indonesia.

Secara keseluruhan, lirik Mars KORPRI mengandung nilai nasionalisme, integritas, profesionalisme, disiplin, dan loyalitas — nilai-nilai yang sangat penting bagi ASN di setiap era.

 

Peran Lagu Mars KORPRI dalam Upacara Resmi

Lagu Mars KORPRI memiliki posisi penting dalam berbagai kegiatan resmi ASN. Lagu ini biasanya dinyanyikan setelah pembacaan sambutan Presiden Republik Indonesia atau Ketua Umum KORPRI dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI yang diselenggarakan setiap tanggal 29 November.

Selain itu, lagu ini juga rutin dinyanyikan dalam:

  • Upacara bendera ASN di instansi pemerintah pusat dan daerah.
  • Apel pagi dan apel disiplin ASN.
  • Acara pelantikan pejabat dan penandatanganan pakta integritas.
  • Kegiatan pembinaan dan pelatihan ASN.

Momen menyanyikan Mars KORPRI selalu menciptakan suasana khidmat dan menggugah semangat nasionalisme di kalangan ASN. Lagu ini menjadi simbol persatuan dan komitmen bersama untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, netral, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Di tengah rutinitas pekerjaan yang penuh tantangan, Mars KORPRI berfungsi sebagai pengingat nilai dasar pengabdian — bahwa tugas ASN bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan panggilan untuk melayani masyarakat dan membangun bangsa.

Baca juga: KORPRI: Sejarah, Fungsi, dan Peran ASN dalam Membangun Indonesia

Makna Lagu Mars KORPRI di Era Modern

Di era modern, di mana birokrasi sedang bertransformasi menuju sistem digital dan pelayanan publik berbasis teknologi, Mars KORPRI tetap memiliki makna yang relevan. Nilai-nilai yang terkandung dalam lagu ini menjadi pondasi moral ASN untuk beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan semangat pengabdian.

Berikut beberapa relevansi nilai Mars KORPRI di era digital dan reformasi birokrasi:

  1. Profesionalisme di Era Digital
    Nilai “tanggung jawab serta disiplin” menjadi sangat penting di tengah tantangan digitalisasi pemerintahan. ASN dituntut untuk menguasai teknologi, bekerja efisien, dan memberikan pelayanan publik yang cepat serta transparan melalui sistem e-government.
  2. Integritas dan Netralitas ASN
    Kalimat “setia kepada negara, jujur dan adil” menjadi peringatan bagi ASN agar tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan politik atau kekuasaan. Di era media sosial, netralitas ASN harus dijaga untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap birokrasi.
  3. Semangat Pengabdian dan Inovasi
    Nilai “mengabdi tanpa pamrih” menggambarkan sikap ASN yang tulus dan berorientasi pada hasil kerja nyata. ASN modern harus mampu berinovasi, berkolaborasi lintas sektor, dan menciptakan solusi kreatif untuk melayani masyarakat.
  4. Solidaritas dan Semangat Kebersamaan
    “KORPRI tetap jaya” mencerminkan semangat untuk memperkuat solidaritas ASN di seluruh Indonesia. Dalam menghadapi tantangan global, ASN perlu bekerja sama dan saling mendukung dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, adaptif, dan responsif.

Dengan semangat itu, Mars KORPRI bukan sekadar lagu seremonial, tetapi juga cerminan visi ASN masa depan: profesional, berintegritas, melayani, dan siap bertransformasi menghadapi era digital.

Lagu Mars KORPRI merupakan warisan berharga yang merepresentasikan jati diri dan semangat pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada bangsa dan negara. Liriknya yang sarat makna mengandung nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan pengabdian tanpa pamrih — nilai-nilai yang tetap relevan di tengah arus reformasi birokrasi dan transformasi digital saat ini.

Melalui lagu ini, setiap ASN diingatkan bahwa tugas mereka bukan sekadar menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga mengabdi untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Selama semangat Mars KORPRI terus hidup dalam jiwa ASN, maka cita-cita untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani akan tetap terjaga.

“KORPRI tetap jaya, abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah.”

MARS KORPRI

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 433 kali