Berita Terkini

KPU Kabupaten Tolikara Tingkatkan Koordinasi Melalui Rapat Rutin

Wamena – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolikara terus menunjukan komitmennya dalam memperkuat Koordinasi internal maupun eksternal melalui agenda rapat rutin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu.

Langka ini menjadi salah satu strategi utama KPU Kabupaten tolikara untuk menghadapi dinamika penyelenggaraan pemilu, termasuk potensi kendala di lapangan yang sering kali membutuhkan penanganan cepat dan terarah.

 

Baca juga: Pembahasan Izin Belajar Komisioner Warnai Rapat Rutin KPU Tolikara

 

Penguatan Koordinasi Melalui Rapat rutin

Dalam setiap rapat, KPU Kabupaten Tolikara menekankan perlunya sinergi lintas divisi, mulai dari perencanaan data pemilih, logistik, hukum hingga partisipasi masyarakat. Setiap divisi saling berhubungan dan membutuhkan ketelitian agar tidak menimbulkan hambatan yang berpengaruh pada kualitas pemilu.

Sekertaris KPU Kabupaten tolikara Beatrix Ibo menegaskan bahwa rapat rutin bukan hanya formalitas kelembagaan, melaikan forum strategi untuk menyatukan persepsi, memperbarui informasi, mengevaluasi progres setiap tahapan kegiatan. Koordinasi yang solid menjadi fondasi penting untuk menjamin kelancaran agenda demokrasi.

 

Peran Divisi Data : Fokus pada Pelaksanaan COKTAS

Salah satu topik utama pada rapat kali ini adalah koordinasi tentang tahapan COKTAS (Coklit terbatas) adalah metode pencocokan dan penelitian data pemilih yang bertujuan memperbaharui data pemilih tetap (DPT) berdasarkan data kependudukan terbaru.

Komisioner KPU Kabupaten Tolikara divisi data Bapak Denius Jikwa menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup verifikasi data pemilih, identifikasi warga yang belum terdaftar, serta koreksi data yang tidak valid seperti kesalahan penulisan nama, alamat, atau status kependudukan.

Kegiatan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat yang berfokus di distrik karubaga mengingat kendala yang di hadapi saat ini yakni keterbatasan biaya.

Ibu Christine Natalia selaku Kepala subbagian perencanaan data dan informasi juga menambahkan bahwa coktas yang akan dilakukan berfokus di distrik karubaga dengan mendatangi beberapa rumah warga setempat karena kendala anggaran, dan  setelah melaksakan coktas maka akan di laksanakan PDPB triwulan ke IV yang akan melibat beberapa pihak seperti Bawaslu, partai politik, stakeholder dan dukcapil .

Dalam pelaksanaan Coktas di Kabupaten Tolikara, divisi data memegang peran penting mulai dari perencanaan, penyedian data, validasi, hingga finalisasi daftar pemilih. Peran divisi data bukan hanya teknis tetapi juga strategis untuk memastikan pemutakhiran data pemilih berjalan akurat, transfaran, dan sesuai regulasi.

 

Divisi Hukum sebagai Pelindung Kegiatan

KPU Kabupaten Tolikara mendorong kolaborasi antar divisi agar pelaksanaan program tidak timpang tindih. Divisi hukum akan terlibat langsung dalam kegiatan coktas yang akan diadakan KPU kabupaten Tolikara dalam waktu dekat ini.

Bapak Musa Jikwa selaku anggota komisioner KPU  Kabupten Tolikara divisi hukum memaparkan bahwa akan memberikan pendamping hukum pada kegiatan coktas untuk memastikan setiap prosedur, seperti pendataan rumah ke rumah, penetapan status pemilih, dan sinkronisasi data sesuai aturan.

Beliau juga menambahkan divisi hukum akan menangani permasalahan hukum dilapangan jika terjadi masalah seperti penolakan warga, ketidaksesuaian Alamat, dugaan pendataan ganda dan konflik kewenangan pantarlih dan aparat warga.

Pendampigan divisi hukum dalam kegiatan coktas adalah pilar penting dalam menjaga integritas dan legitas penyusunan daftar pemilih. Divisi hukum tidak hanya mengawasi, tetapi memberikan edukasi, penyelesaian sengketa, serta memastikan setiap tahapan coktas dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

 

Baca juga: KPU Tolikara Mengikuti Rapat Konsolidasi Tata Layanan Kepegawaian yang Dilakukan Oleh KPU RI Kerja Sama dengan BKN

 

Peningkatan Kapasitas SDM melalui Diskusi Berkala

Salah satu manfaat lain dari rapat rutin adalah proses transfer pengetahuan. Penyusunan regulasi pemilu sering mengalami perubahan dari pusat, sehingga perlu dipahami dan diterjemahkan kedalam teknis operasional di Tingkat kabupaten.

Melalui diskusi intensif para komisioner dan staf dapat memperdalam pemahaman terhadap aturan terbaru serta menyamakan persepsi dalam implementasinya.

Forum rapat juga menjadi ruang  untuk saling bertukar pengalaman, menyampaikan inovasi, serta belajar dari praktik terbaik. Hal ini dapat meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia KPU secara keseluruhan.

Rapat rutin yang digelar KPU Kabupaten Tolikara merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas koordinasi baik internal maupun eksternal. Langkah ini bukan sekedar rutinitas administratif, tetapi strategi kelembagaan untuk memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan dengan lancar, transfaran dan akuntabel

Dengan memperkuat koordinasi, KPU Kabupaten Tolikara berupaya mewujudkan pemilu yang demokratis sekali responsif terhadap karakteristik daerah dan kebutuhan masyarakat.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 60 kali